Antrean SPBU Jadi Sorotan, Polda Sumsel dan Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Jelang Mudik
sibanyu, 12 Mar 2026
admin
Pertemuan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho bersama jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3/2026).
PALEMBANG — Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Sumatera Selatan mulai menjadi perhatian serius menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) serta potensi kemacetan di jalur mudik, Polda Sumsel memperkuat koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho bersama jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga puncak arus mudik Idul Fitri.
Kapolda Sumsel menyoroti fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU, terutama di jalur lintas yang mengarah keluar Kota Palembang seperti Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian agar tidak berkembang menjadi kemacetan panjang yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik.
“Antrean di SPBU harus kita kelola dengan baik. Jangan sampai terjadi penumpukan kendaraan yang justru menghambat jalur mudik masyarakat,” ujar Kapolda Sumsel.
Untuk itu, Polda Sumsel bersama Pertamina akan melakukan pemetaan terhadap titik-titik SPBU yang berpotensi mengalami lonjakan permintaan BBM selama musim mudik.
Pemetaan tersebut meliputi jalur arteri utama, kawasan perbatasan daerah, rest area, hingga jalur tol fungsional yang diperkirakan menjadi titik konsentrasi kendaraan pemudik.
Selain memastikan pasokan BBM tetap tersedia, kepolisian juga akan meningkatkan pengawasan terhadap distribusi energi guna mencegah praktik penimbunan, pengisian berulang menggunakan kendaraan modifikasi, maupun penyalahgunaan distribusi oleh oknum tertentu.
Langkah ini menjadi bagian dari kesiapan pengamanan menjelang Operasi Ketupat Musi 2026 yang akan digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di Sumatera Selatan.
Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menjelaskan bahwa wilayah operasional regional Sumbagsel mencakup lima provinsi, yakni Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.
Dengan cakupan wilayah yang luas tersebut, koordinasi dengan aparat kepolisian dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi energi, khususnya pada masa peningkatan konsumsi BBM saat mudik Lebaran.
Pertamina, kata dia, juga siap memperkuat koordinasi dengan Polda Sumsel dalam memetakan daerah yang berpotensi mengalami lonjakan kebutuhan BBM.
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa distribusi energi memiliki peran vital bagi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat, terutama pada momentum Ramadan dan Idul Fitri.
“Distribusi BBM bukan hanya soal pasokan, tetapi juga berkaitan dengan stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu Polda Sumsel siap hadir mengamankan distribusi energi mulai dari depot hingga SPBU,” tegasnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan, sinergi antara kepolisian dan Pertamina menjadi langkah strategis untuk memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan BBM selama periode mudik.
Menurutnya, pengamanan distribusi BBM dan LPG akan terus diperkuat agar pasokan energi tetap terjaga di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
“Keamanan energi adalah bagian dari keamanan masyarakat. Karena itu kami akan terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar selama Ramadan dan arus mudik Lebaran,” ujarnya.
Melalui koordinasi ini, Polda Sumsel dan Pertamina juga akan mematangkan pemetaan titik rawan distribusi energi serta menyiapkan mekanisme pengamanan selama Operasi Ketupat Musi 2026.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran pasokan BBM sekaligus memastikan arus mudik di Sumatera Selatan berlangsung aman dan tertib.(lut)
0 Komentar