Speed Boat Penumpang Pecah Dihantam Gelombang di Banyuasin, Satu Orang Tewas
sibanyu, 06 Mar 2026
admin
Polisi saat membesuk salah satu korban kecelakaan Speed Boat.
BANYUASIN — Kecelakaan transportasi air kembali terjadi di wilayah perairan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Sebuah speed boat penumpang milik Haras Group pecah dan tenggelam setelah dihantam gelombang besar di perairan Muara Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Kamis (5/3/2026) pagi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, speed boat yang tengah melintas di jalur transportasi perairan itu tiba-tiba diterjang gelombang kuat. Benturan keras membuat badan kapal mengalami kerusakan parah hingga akhirnya pecah dan tenggelam.
Korban meninggal diketahui berinisial D (55), seorang perempuan warga RT 18 Dusun IV Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin. Jenazah korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Peristiwa laka air tersebut langsung mendapat respons dari aparat kepolisian. Laporan kejadian disampaikan Kapolres Banyuasin kepada Kapolda Sumatera Selatan sebagai bagian dari penanganan cepat terhadap insiden di jalur transportasi air yang menjadi akses utama masyarakat pesisir.
Tim dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Sumatera Selatan segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Personel melakukan pengecekan di sekitar perairan guna memastikan tidak ada korban lain serta melakukan pengamanan jalur pelayaran.
Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan pendataan jumlah penumpang dan penyelidikan awal untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas kejadian tersebut.
“Kami menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Personel Polairud Polda Sumsel telah kami turunkan ke lokasi untuk memastikan situasi perairan aman dan proses penanganan berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan operator transportasi air dan masyarakat pengguna jalur perairan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.
“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau seluruh pengelola transportasi air untuk mematuhi standar keselamatan pelayaran, terutama saat kondisi gelombang tinggi,” tegasnya.
Perairan Muara Telang sendiri merupakan salah satu jalur transportasi penting bagi masyarakat pesisir Banyuasin. Jalur tersebut tidak hanya digunakan untuk mobilitas warga, tetapi juga menjadi penghubung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai di Sumatera Selatan.
Akibat kejadian tersebut, aktivitas transportasi air di sekitar lokasi sempat terganggu sebelum akhirnya kembali normal setelah aparat melakukan pengamanan.(lut)
0 Komentar