Arus Mudik Padat di Sumsel, Polda Jambi Tutup Sementara Tol Bayung Lencir Tempino
sibanyu, 17 Mar 2026
Luthfy Hasratama
Penutupan Tol Baleno oleh jajaran Dirlantas Polda Jambi.
JAMBI – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi menutup sementara Tol Bayung Lencir-Tempino (Baleno) arah Jambi menuju Palembang, Senin (17/3/2026) malam.
Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan volume kendaraan yang menyebabkan kepadatan signifikan di Sumatera Selatan tepatnya di Sungai Lilin, Tungkal Jaya, dan Bayung Lencir yang diketahui macet sejak Minggu (15/3/2026).
Penutupan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kakorlantas Polri dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama periode arus mudik.
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Komisari Besar Polisi Ady Benny menginstruksikan seluruh jajaran Satlantas Polres dan Polresta di wilayahnya untuk segera melakukan pengalihan arus kendaraan pemudik, khususnya yang datang dari arah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau dengan tujuan Palembang maupun Pulau Jawa.
“Untuk sementara kendaraan pemudik dari arah Jambi menuju Palembang melalui Jalur Lintas Timur ditutup dan dialihkan ke jalur alternatif guna mengurai kepadatan,” demikian arahan yang disampaikan Dirlantas Polda Jambi kepada seluruh jajaran.
Dalam skema pengalihan tersebut, pemudik diberikan dua opsi jalur alternatif.
Opsi pertama melalui Jalur Lintas Barat, yakni Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang. Jalur ini terhubung dengan akses tol di bagian akhir perjalanan. Setibanya di Prabumulih, pengendara dapat memanfaatkan Jalan Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju Kota Palembang.
Sementara opsi kedua adalah Jalur Lintas Tengah bagi pengendara yang tidak ingin melalui jalan tol. Rute yang disarankan yakni Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.
Kebijakan itu dilengkapi dengan pemasangan petunjuk arah jalur alternatif.
Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memantau informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas agar perjalanan tetap aman dan tidak terjebak kemacetan di Jalur Lintas Timur.(lut)
0 Komentar